Perceraian UAS

Perceraian UAS

PASARLIGA – Ustaz Abdul Somad (UAS) telah resmi bercerai dengan Mellya Juniarti. Pengacara UAS, Hasan Basri bicara jalan panjang perceraian UAS.

Hasan menuturkan, masalah rumah tangga UAS dengan Mellya yang menikah pada 20 Oktober 2012 ini terjadi hampir 4 tahun sebelum UAS menjadi pendakwah kondang.

Kliennya itu sudah menempuh jalan syariat Islam dalam proses perceraian dengan istrinya. Disebutkan UAS sudah melakukan musyawarah dan konsultasi keluarga, talak 1-2, hingga tahapan akhir yakni pisah rumah tinggal.

“Berpisah tempat tinggal pada bulan Mei 2016 sampai sekarang ini,” kata Hasan Basri, dalam video berjudul ‘video klarifikasi UAS’ di Instagram resmi ‘Sahabat UAS’ seperti dilihat, Kamis (5/12/2019).

UAS, kata Hasan, tetap bertanggung jawab memenuhi kebutuhan istri dan sang anak. Empat tahun belakangan ini, meski sudah tak tinggal bersama dengan Mellya, UAS tetap menafkahi dan menyempatkan waktu bermain dengan anak di tengah kesibukan berdakwah.

Selain itu, dalam proses perceraiannya, UAS sudah sebelas kali mengikuti persidangan. Sidang mulai digelar pada 12 Juli 2019 hingga akhirnya pada 3 Desember hakim membacakan putusan terkait permohonan cerai UAS. Diktum putusan memberikan izin kepada UAS untuk menjatuhkan talak raj’i kepada Mellya.

UAS, kata Hasan, menyadari bahwa Allah SWT berkuasa atas takdir manusia, termasuk soal perceraian kliennya tersebut. Apalagi, kliennya menghadapi masalah berat ketika ketidakharmonisan rumah tangga terjadi, harus menyelesaikannya tanpa solusi perceraian.

Hasan menganggap, siapapun bisa menghadapi pesoalan serupa seperti kliennya dan itu manusiawi.

“Setiap orang akan membaca dan berpikir dengan cara berbeda, kebaikan tidak selalu dihargai, keburukan tidak selalu dinistai,” terangnya.

Hasan mengatakan, dalam kehidupan tidak mencari siapa yang terbaik. Melainkan, menurut dia, kehidupan itu dilihat dari seberapa banyak kebaikan yang bisa dilakukan dalam segala cobaan yang menimpa dengan sikap positif.

“Semoga dapat dimaklumi,” katanya.

 

sumber

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *