Tiara Anugrah Sebut Didi Kempot Seperti Papanya Sendiri

Tiara Anugrah Sebut Didi Kempot Seperti Papanya Sendiri

pasarliga – JAKARTA – Sosok Didi Kempot memiliki tempat tersendiri di hati runner up Indonesian Idol season X, Tiara Anugrah. Saat babak Spekta beberapa waktu lalu, kontestan asal Jember itu mampu meng-ambyar-kan panggung dengan menyanyikan salah satu hits Didi, yaitu Pamer Bojo. Bahkan, video penampilan Tiara dengan lagu itu tembus 26 juta view di YouTube.

Sebagai salah satu Sobat Ambyar—sebutan untuk fans Didi Kempot, Tiara pun sangat senang bisa menyanyikan lagu Didi di atas panggung secara langsung. Apalagi, lagu Pamer Bojo adalah lagu favorit Tiara dari sang idola. Tak heran jika Tiara membawakan lagu itu dengan segenap hatinya.

Bagi Tiara, sosok Didi punya jasa yang besar dalam kariernya saat ini. Berkat lagu Pamer Bojo yang dia bawakan di babak Spekta Indonesian Idol, Tiara kini dikenal orang dengan sebutan Tiara Cendol. Dia pun sangat berterima kasih atas kehadiran Didi di dunia musik Indonesia.

“Alhamdulillah, aku sangat bersyukur banget. Berarti memang berkat karya Pakdhe (Didi Kempot) dibawakan sama orang-orang di sini bisa lebih melejit. Itu juga memperkenalkan nama baik Pakdhe. Aku sekalian berterima kasih karena berkat lagu dia, aku bisa dikenal banyak orang seperti sekarang ini,” papar Tiara lewat video saat menjawab pertanyaandari SINDOnews, Selasa (5/5).

Tiara adalah satu dari sekian banyak anak-anak generasi Z atau yang lahir di era 2000an yang mengidolakan Didi Kempot. Memang, nama Didi akhir-akhir ini terus melejit di blantika musik Indonesia. Berkarier selama kurang lebih 30 tahun, Didi dikenal dengan karya-karyanya yang penuh dengan tema patah hati yang menyentuh banyak orang. Tak heran jika kemudian dia dijuluki The Godfather of Broken Heart oleh para fans milenialnya.

Tiara pun mengenal Didi lewat lagu-lagu galaunya. Lewat kakek, mama dan papanya, Tiara mulai mengenal Didi. Dia juga mendengarkan lagu-lagu Didi lewat radio. Lagu pertama Didi yang didengarkan Tiara adalah Sewu Kutho dan Stasiun Balapan. Dari dua lagu itulah, Tiara pun mulai menyukai karya-karya Didi.

Sayang, Tiara belum pernah menyaksikan konser Didi secara langsung. Gadis berusia 18 tahun itu mengatakan, dia hanya bisa nonton konser di Jember, daerah asalnya. Itu pun ada syaratnya.

“Aku nonton konser hanya di Jember ya. Itu pun kalau boleh. Aku masih anak rumah. Konser kan selalu malem ya,” kata Tiara.

Meski tak bisa menonton penampilan langsung Didi, Tiara punya kesempatan yang tidak bisa dimiliki banyak orang lain. Yaitu, dia pernah bertemu langsung dengan Didi dan sempat berbincang dengannya. Pengalaman ini menjadi salah satu hal yang tidak akan dilupakan Tiara.

Pertemuan yang terjadi pada sekitar Maret 2020 itu memberikan kesan mendalam bagi Tiara. Meski baru pertama bersua, Tiara langsung merasakan keakraban dari sang maestro dalam pertemuan tersebut. Bahkan, Tiara merasa, Didi sudah seperti orang tuanya.

“Aku pernah sekali ketemu sama Pakdhe. Dia benar-benar kayak papa aku sendiri. Baru ketemu aja dia udah ngemong. ‘Iya, iya, Nak, makasih udah bawain lagu Pakdhe.’ Aku ngguyoni (membecandai) juga. ‘Pakdhe, ini gara-gara aku bawain lagu Pamer Bojo, sekarang aku dipanggil Tiara Cendol.’ Terus dia ketawa gitu,” kenang Tiara.

Pertemuan antara Tiara dan sang idola itu, adalah satu-satunya, yang pertama dan terakhir. Pada Selasa (5/5), Didi Kempot mengembuskan napas terakhirnya akibat henti jantung di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah. Kabar kepergian Didi ini membuat Tiara sangat sedih.

Tiara mengatakan, mengetahui kabar meninggalnya Didi dari temannya. Tak percaya dengan kabar itu, dia pun mulai searching di media sosial. Saat menyadari bahwa kabar itu memang benar adanya, Tiara tak bisa membendung kesedihannya. Tangisnya pecah. Semua memori dari pertemuan itu pun muncul lagi dalam benaknya.

“Aku inget memori (pertemuan) itu kayak baru aja terjadi. Aku baru aja ketemu dan sekarang udah nggak ada. Aku sedih banget dengar berita itu tadi pagi,” ujar Tiara.

Dalam sebuah unggahannya di Instagram, Tiara mengungkapkan tekadnya untuk melanjutkan karya-karya Didi. Tiara mengaku tidak ingin jika karya-karya luar biasa Didi Kempot punah begitu saja. Apalagi, Didi adalah salah satu sosok yang membuatnya bisa seperti sekarang.

“Terima kasih banyak atas karyanya. Aku bisa menjadi Tiara yang sekarang. Aku mendoakan Pakdhe semoga diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberi ketabahan,” kata Tiara.

 

sumber 

 

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *