Harapan PM Ganteng Kanada Atas Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019

Harapan PM Ganteng Kanada Atas Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019

PASARLIGA, Jakarta – Selasa 21 Mei 2019, hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 34 provinsi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pukul 01.46 WIB. Pengumuman ini dilakukan usai rapat pleno diskorsing 30 menit.

Dalam keputusannya, KPU menyebut, dari jumlah suara nasional sebanyak 154.257.601 dan sebagai pemenang Pilpres 2019 adalah Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan nomor urut dua, 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional,” ujar Komisioner KPU, Evi Novita Ginting, Jakarta, Selasa 21 Mei 2019 dini hari.

Merespons hal tersebut, sejumlah pemimpin dunia pun silih berganti mengucapkan selamat kepada pria yang karib disapa Jokowi.

Justin Trudeau

@JustinTrudeau

I spoke with @jokowi today to congratulate him on his re-election as President of Indonesia. We spoke about our areas of common interest & strengthening the important economic ties between Canada and Indonesia. Details on our conversation: https://pm.gc.ca/eng/news/2019/05/23/prime-minister-justin-trudeau-speaks-president-joko-widodo-indonesia 

Prime Minister Justin Trudeau speaks with President Joko Widodo of Indonesia

Prime Minister Justin Trudeau spoke today with President Joko Widodo of Indonesia.Prime Minister Trudeau congratulated President Widodo on his victory in Indonesia’s presidential election. The…

pm.gc.ca

1,657 people are talking about this

Kali ini giliran PM ganteng Kanada, Justin Trudeau. Melalui akun Twitter miliknya tertanggal 24 Mei, ia memberitahukan publik bahwa dirinya baru saja menghubungi Jokowi untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Indonesia. Ia juga mengatakan sedikit berbicara tentang bidang kepentingan bersama dan memperkuat ikatan ekonomi penting antar kedua negara.

“PM Trudeau juga menyambut baik adopsi Indonesia atas Christchurch Call to Action yang disahkan di Paris pada 15 Mei 2019. Juga berharap dapat bekerja sama memberantas konten teroris dan kekerasan online secara online,” demikian pesannya seperti dimuat dalam situs resmi perdana menteri, pm.gc.ca yang dikutip Sabtu (25/5/2019).

Kedua pemimpin negara ini mengindikasikan harapan untuk segera bertemu, guna memperluas kerja sama mereka.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *