Ketikung Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Ketikung Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

PasarligaKetikung Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Penghargaan tersebut kini menjadi rebutan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Kedua legenda ini telah menjadikan Ballon d’Or semacam duel pribadi sejak 2008, sebelum Luka Modric memenangkannya pada 2018.

Meskipun tak ada yang berani membantah bahwa Ronaldo dan Messi merupakan dua pesepak bola terhebat saat ini, ada beberapa yang juga pantas mendapatkannya tapi harus berujung kecewa.

Siapa saja bintang yang layak mendapatkan Ballon d’Or?

Manuel Neuer (2014)

Manuel Neuer (2014)

Bersama Jerman, Neuer tampil cemerlang di Piala Dunia 2014. Neuer punya andil besar mengantarkan Panser Eropa ke singgasana juara. Di klubnya, Bayern Munich, kelahiran 27 Maret 1986 itu juga memesona.

Banyak yang memprediksi, Ballon d’Or akan jatuh ke pelukannya. Jika itu terjadi, maka Neuer mengikuti jejak kiper legendaris Lev Yashin yang memenangkan Ballon d’Or. Namun, yang menang justru Cristiano Ronaldo.

Xavi Hernandez (2009, 2011)

Xavi Hernandez (2009, 2011)

Dianggap oleh banyak orang sebagai pemain Spanyol terhebat yang pernah ada, Xavi Hernandez benar-benar salah satu gelandang terbaik di dunia.

Setelah memenangkan semua trofi utama untuk klub dan negara, Xavi telah mengukir tempat yang unik untuk dirinya sendiri di jajaran pesepakbola hebat. Dia pemain berkelas dengan passing tepat serta kontrol bola yang tiada duanya.

Oleh karena itulah dia juluki “The Puppet Master.” Sayang, Xavi dua kali gagal atau digagalkan kala masuk nominasi peraih Ballon d’Or. Pada 2009 dia disalip Lionel Messi. Lalu, di 2011, lagi-lagi Messi.

Franck Ribery (2013)

Franck Ribery (2013)

Awalnya, Franck Ribery yakin jika dia lebih pantas membawa pulang Ballon d’Or. Banyak pihak juga berpikir seperti itu. Ribery punya semua syarat untuk memenangkannya. Sayap Bayern Munich itu tampil mengesankan yang berujung treble bagi Die Roten. Tapi kenyataan berkata lain. Cristiano Ronaldo anggap lebih pantas mendapatkannya.

Pada tahun 2014, Ribery curhat.

“Saya belajar banyak selama gala Ballon d’Or tahun 2013. Setelah saya sampai sana, saya mengatakan kepada istri saya bahwa saya akan kalah. Saya melihat bagaimana Sepp Blatter memeluk Ronaldo dan bagaimana seluruh keluarganya ada di sana. Saya tidak bodoh. Jelas bahwa dia harus memenangkannya. Jika tidak, dia tidak akan membawa seluruh keluarganya bersamanya,” katanya.

Wesley Sneijder (2010)

Wesley Sneijder (2010)

Salah satu pemain paling lengkap dari generasinya, Wesley Sneijder adalah favorit peluang untuk memenangkan Ballon d’Or pada tahun 2010. Dia arsitek treble Inter Milan di bawah Jose Mourinho.

Namun, yang mengejutkan, pemain Belanda itu diabaikan sepenuhnya. Trio Barcelona yakni Xavi, Iniesta, dan Messi masuk nominasi. Di akhir drama, Messi tampil sebagai pemenang.

Andres Iniesta (2010 dan 2012)

Andres Iniesta (2010 dan 2012)

Andres Iniesta mungkin adalah salah satu dari sedikit pesepak bola yang benar-benar berani mengklaim dia sebagai pemain berbakat seperti Ronaldo dan Messi.

Iniesta memenangkan penghargaan Pemain Terbaik UEFA Eropa pada 2012 dan juga terpilih sebagai Pemain Terbaik UEFA Champions League musim 2011/12. Dia menjadi runner-up dari Lionel Messi untuk FIFA Ballon d’Or 2010 dan mengamankan tempat ketiga pada 2012.