Kecelakaan Motor, Pria Italia Sadar dari Koma usai 'Dibangunkan' Marco Simoncelli

Kecelakaan Motor, Pria Italia Sadar dari Koma usai 'Dibangunkan' Marco Simoncelli

Pasarliga2– Jagat balap motor Italia baru-baru ini dihebohkan oleh pernyataan seorang pria muda yang mengaku sempat mengalami kecelakaan motor pada November 2021 lalu dan sadar dari koma usai dibangunkan oleh mendiang pembalap MotoGP, Marco Simoncelli.

Menurut laporan L’Unione Sarda, Senin (3/1/2021), pria berusia 20 tahun tersebut bernama Marco Sias, berasal dari Iglesiente, Sardinia. Ia mengalami kecelakaan saat mengendarai motor skuternya, serta dirundung cedera retak tempurung kepala dan dua pendarahan otak.

Cedera ini pun memaksanya menjalani operasi, sehingga ia sempat mengalami koma. Saat akhirnya sadar, Sias pun bercerita pada orang tuanya bahwa, sebelum sanggup membuka mata, ia bertemu seorang pria dengan rambut tebal berwarna pirang kecoklatan.

Ciri-cirinya Memang Mirip Marco Simoncelli

Sias juga menyebut pria itu memakai sebuah plester putih yang ditempel di ujung hidungnya, serta mengendarai motor bernomor 58. Pria itu pun berkata pada Sias bahwa segalanya akan baik-baik saja, karena ia akan segera bangun dari mimpi buruknya.

Sias mengaku awalnya tak tahu siapa pria tersebut, sampai akhirnya berusaha mencari tahu setelah sadar. “Saya coba mencari tahu soal motor yang saya lihat ketika saya tak sadar, dan saya pun akhirnya mengenali kendaraan itu, nomornya, dan wajah orang yang bicara dengan saya,” kisahnya.

Sias pun terkaget-kaget ketika tahu bahwa pria tersebut adalah mendiang Marco Simoncelli, yang meninggal dunia akibat kecelakaan hebat dalam MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 23 Oktober 2011.

Tadinya Tak Tahu Siapa Marco Simoncelli

Uniknya lagi, Sias mengaku awalnya tak tahu siapa Simoncelli karena ia sendiri bukanlah penggemar balap motor, khususnya MotoGP. Ia baru mengetahui wajah dan seluk beluk kehidupan SuperSic usai melakukan riset setelah sadar dari koma.

“Ternyata itu Marco Simoncelli, mantan juara MotoGP (GP250 2008), yang meninggal dunia pada 2011. Saya sangat tertegun, karena saya tadinya tak tahu siapa dia, tak mengikuti olahraga itu, dan tak pernah mendengarnya. Ia bilang saya baik-baik saja, meminta saya untuk tak cemas, karena saya akan bangun,” tutur Sias.

Meski telah meninggal dunia satu dekade lalu, Simoncelli masih dikenang oleh penggemar balap motor di seluruh dunia. Namanya diabadikan sebagai nama Misano World Circuit Marco Simoncelli, dan sang ayah, Paolo Simoncelli, masih bekerja di MotoGP sebagai pemilik sekaligus Manajer Tim SIC58 Squadra Corse di Moto3 dan MotoE.